Nyampah (dalam arti sebenarnya)

“satu sampah akan mengundang sampah yang lain”
Sebaris kata itu yang dilontarkan kakak pembina pramuka saya dulu, saat kami seregu ditugaskan memunguti sampah yang bertebaran di sekitar kelas.

Bagi sebagian orang, membuang sampah adalah hal sepele. Tak perlu ada bak sampah. Tinggal dijatuhkan ke arah mana saja yang dimau. Sekedar melemparnya ke sebelah kanan atau kiri. Bisa jadi, bebas memilih melambungkannya ke belakang atau menyepaknya jauh ke depan. Tapi berpikirkah mereka bahwa letak jatuhnya sampah itu akan memicu keberadaan sampah baru lainnya?

Suatu ketika, saya butuh membuang gelas plastik bekas air kemasan. Tak ada bak sampah di sepanjang jalan, tapi ada gundukan-gundukan kecil sampah plastik dan sampah kertas disana. Dan saya pun membuang sampah di situ. Rupanya sampah saya ini tengah memenuhi undangan sampah-sampah terdahulu

Tulisan ini terinspirasi dari teman-teman di kontrakan saya. Kami ga kemproh, hanya saja sedikit malas. Dilegalkanlah larangan nyampah piring dan perabotan kotor. Laiknya seorang ketua, yang bermakna di-tua-kan itu harusnya memberi teladan yang benar, dan terbuka dengan nasihat baik. Nah, sebanyak apapun larangan meninggalkan piring bekas makan di lantai dua, hanya akan membuat orang yang negur aturan beginian semakin kesal. Bagaimana tidak, jika teman-teman yang lain mencoba konsisten tapi saudara kami yang terhormat itu malah meng-kampanye-kan perilaku demikian dan gengsi diingatkan??? Ga heran juga, kalo piring-piring kotor lain merasa diundang dan menumpukkan diri di sekitarnya. Nah, kalau sudah gitu, amnesia deh siapa aja yang pernah nyampah di situ. Nunggu sampai jamuran dan ada orang baik yang mau nyuciin. Yah, makan-makan sendiri, giliran nyuci suruh orang lain

Iklan

Opo Jaremu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s