Teror Ganas

Baguslah kalau energi positif menangkapnya sebagai kekuatan jiwa untuk hasil kerja yang luar biasa. Beruntung pula yang mampu menafsirkannya sebagai motivasi tiada tara. Dan, manusia yang beruntung jika sikap orang tua yang demikian justru membuatnya optimal dalam mengusahakannya.

Dosa terbesar saya adalah mengambil mata kuliah skripsi sampai 4 kali. Hina, bukan?! Buat orang tua, hal beginian mungkin aib yang menurunkan derajat sosial mereka di masyarakat. Buat keluarga, itu justru menganjlokkan kehormatan saya sebagai anak pertama. Oke. Begini ini lho, rasanya…

Dan, ketika semester demi semester saya gagal, mereka baik hati. Masih mengirim saya uang jajan, meskipun tidak penuh.

Sekonyong-koyong besok Rabu 29/02 saya sudah disuruh menggandakan skripsi, dan apa pun caranya harus dapat tanda tangan dosen pembimbing untuk maju sidang. Ini sebagai tolok ukur kesungguhan saya dan sikap sportif saya. Hwot??? Tuntutan macam apalagi ini? Iya kah saya disuruh bunuh diri?

Komunukasi kami baik. Dan, di setiap awal pembicaraan orang tua saya selalu menyebutnya ini bentuk motivasi dan kepedulian mereka. Semacam dorongan kepada saya. Saya berusaha percaya. Meskipun beliau teriak-teriak via telpon dan mencecar dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkan.

Sebenarnya, hati saya justru risau setiap telpon itu selesai ditutup. Kenyamanan mengerjakan skripsi jadi hambar setelah telinga dan otak saya mencatat dialog kami. Semoga saya salah mengartikan gejala ini.

Jika ini balasan atas dosa saya, semoga dapat meringankan siksa kubur nanti. Jika ini konsekuensi dari keteledoran saya, semoga saya tidak letih dalam mengusahakan ikhlas. Dan, semoga hati kami berlimpah kedamaian.

Amin…

Iklan

Opo Jaremu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s