Di Meja Makan

Ia tidak pernah menceritakan apa yang tengah dimakan. Meja makan seringkali menyampaikan apa yang kadang tak pernah disangka. Maka, duduk dengan siapa dan kejutan apa yang akan terjadi, bukan yang kunanti, tapi selalu terjadi.

“Bapakku sudah meninggal.”

“Abahmu bukan bapakmu?”

“Dia yang orang tua asuh. Bapakku yang bukan priyayi.”

“Jadi, ibumu?”

“Dia bukan emakku. Sengaja ga pernah pengen cerita. Hehe.”

Sekian lama kami berteman dan seringkali hanya bertemu di waktu malam, saya baru tahu. Bapak kandungnya meninggal sejak ia SMP, setelah emaknya berdoa agar Allah tidak meninggalkan anak yatim di keluarganya. Allah pun menuliskan takdir, adik perempuan termudanya haidh saat masih kelas IV SD. Tepat sebelum bapaknya dipanggil. Permohonan emaknya terkabul, walau terkesan terlalu awal.

Meja makan memang ajaib, kadang.

Ia punya banyak rahasia. 

Terima kasih.

Iklan

Opo Jaremu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s