‘ON’: visiON, actiON, passiON dan collaboratiON

Inilah yang namanya ‘menyambung nasib’.

Saya berada di ribuan mil dari Surabaya tetap bisa mendapatkan manfaat training ‘ON’ dari trainer kondang @JamilAzzaini, yang kali pertama bertemu di Hotel Majapahit 2010 silam. Sang Kakek, begitu sapaan gaulnya, adalah profil yang sempat saya ‘jual’ selama tiga bulan berturut-turut sampai event LMI “SuksesMulia Pasca Hari Raya” usai.

Catatan ini ditulis oleh @bushtommy, orang baik yang digerakkan hatinya untuk menanggapi mention saya via SMS. Jadilah si Putra Madura menghadiri acara yang sebelumnya bukan jadi rencananya. Dan saya berterima kasih, karenanya saya mendapat kebaikan yang ia tebar via rumah pribadinya di BustomiMenggugat (hapus titik terakhir secara manual, maaf ga bisa ngilangin).

*****

ON adalah buku ke-6, yang melengkapi 5 buku sebelumnya untuk menuju SuksesMulia. Di buku ini, menurut Kakek Jamil, jika ingin meraih kesuksesan dalam hidup maka kita harus meng-ON-kan 4 hal: visiON, actiON, passiON dan collaboratiON.

Manusia hidup mestilah memiliki visi sebagaimana Rasulullah Muhammad SAW memberikan tauladan. Telaah lebih jauh terkait Shirah Nabawi, tentang visi penaklukkan Persia dan Roma(wi) yang salah satunya dilakukan oleh pasukannya Muhammad Al-Fatih. Itu contoh visi di era-nya.

visiON. Trainer idola saya ini memaknai visi sebagai ‘sesuatu yang benar-benar diperjuangkan dan harus bermanfaat bagiorang lain’. Dalam menjalani hidup kita harus mampu merumuskan apa visi kita. Visi dunia dan akhirat. Kakek mencontohkan visi akheratnya adalah ingin memeluk Rasulullah Muhammad SAW, sebagaimana dicontohkan sahabat Ukasah. Visi dunianya adalah mampu menginspirasi 25 juta orang dimana 10.000 di antaranya bisa menjadi trainer dan public speaker yang berkarakter.

actiON. Berikutnya, segeralah lakukan Aksi untuk mewujudkan Visi. Jangan sekedar bagus dalam menyusun visi tapi setelah did nothing. Itu sama saja bohong. Melakukan aksi tentunya disesuaikan dengan visi yang telah dibuat. Maka lakukan 2 hal, yaitu tentukan skala prioritas dan ambil aksi strategis.

Sebagai muslim tentu skala prioritas itu berada dalam guideline berikut: “Sibukkan diri dengan amalan WAJIB dan SUNAH, sekali-kali bolehlah mengambil yang MUBAH, tinggalkan yang MAKRUH dan campakkan yang HARAM”. Jika wajib bertemu dengan sunah mungkin kita lebih mudah menentukan prioritas apa yang mesti diambil, tetapi bagaimana jika wajib ketemu wajib? Kuncinya lihatlah konteksnya. Lihatlah situasinya. Ukur mudhorot dan manfaatnya. Ironisnya jika kita akan selalu dalam kondisi left behind, suka menyibukkan diri dengan yang mubah dan makruh, seolah lupa dengan yang wajib dan sunah.

Konteks aksi strategis diperlukan kerja keras dengan memperkuat otot myelin, perbanyak beban kerja, kerja cerdas yang mengasah brain memory dengan mengeser titik tumpu beban, dan kerja ikhlas dengan melibatkan Allah SWT dalam setiap kerja yang dilakukan, dengan cara membuang aura negatif dan menginjeksi diri dengan hal-hal positif.

passiONNah, yang tak kalah penting dalam meraih kesuksesan dalam hidup adalah soal passion. Bekerja sesuai passion itu bukti syukur kita sekaligus berpeluang menjadi ibadah. Passion bisa menumbuhkan cinta pada pekerjaan, menikmatinya hingga kita senantiasa bertumbuh, dan tentu saja kita akan dihargai karenanya. Bekerja karena passion akan membuat peluang kita lebih besar dikenal ahli di bidang yang kita tekuni itu.

collaboratiON. Terakhir dari upaya meraih kesuksesan itu adalah berkolaborasi. Bekerja sama. Berbagi. Tidak hanya berpikir tentang diri sendiri. Lalu, bagaimana caranya agar kolaborasi yang ada juga sukses dilakukan?

Ada 3 tips dari kakek Jamil dalam presentasi singkat tadi sore. Pertama, pilihlah partner yang tepat dalam hidup kita. Hal ini bisa dilakukan dari partner terdekat kita yaitu pasangan hidup dan sahabat. Kedua, bergaul dan berguru pada sosok yang ‘pas’, semisal tokoh guru Kingpin dalam sejarah Cina. Terakhir, kita harus aktif di komunitas 3-tif yaitu komunitas yang mampu membuat kita bisa jadi positif, makin produktif dan bisa kontributif. Pesan kakek adalah kolaborasi yang ikhlas di antara 2 manusia atau lebih maka Allah SWT ‘berada’ di dalamnya dan akan ‘keluar’ jika ada yang berkhianat di antara mereka.

Demikian, sekelumit presentasi singkat kakek @JamilAzzaini yang bisa saya rangkum dan tentunya hasil ‘penangkapan’ saya sebagai peserta. Artikel ini tidak dalam posisi mewakili isi buku karena tentu anda harus membeli bukunya. Tadi saat acara dijual seharga Rp. 40.000,00 (gak lagi promosi yah, hehhe).

#SalamAKUBISA untuk bisa #SuksesMulia 

Iklan

Opo Jaremu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s