Gagal Kesekian

Baiklah.
Pesan pada seluruh penghuni jagat raya, kalau tidak siap gagal maka jangan mau sukses!

Ini kali kesekian saya gagal menemukan jodoh di Jerman. Ya, siapa lagi kalau bukan calon orangtua asuh alias gastfam?! Padahal udah deal, loh. Tinggal kirim kontrak aja nih. Sebelumnya dia sudah memastikan akan memilih saya untuk mengasuh anaknya, dan mempersilakan saya datang Juni atau Juli. Saya akan tinggal di Kelsterbach, Frankfurt. Itu di email ke-8. Tapi, empat hari kemudian dia bilang kalau ada aupair yang siap datang padanya pekan depan.

Mungkin karena reply terakhir pas bicara soal keberangkatan, saya bilang sudah berhenti kerja di Januari 2013, jadi tak punya cukup uang untuk sepenuhnya nanggung travel cost. Dan, mungkin saja dianya ngira saya cara alasan untuk berubah pikiran, tidak tertarik lagi kerja sama dia. Saya salah juga sik, wong dia single mom dan bertahan setahun ke depan hanya dengan uang tabungan. Padahal ini keluarga yang paling nyaris di antara yang nyaris-nyaris. Kecewa? Berat!

Ah, betapa Tuhan selalu punya cara untuk menunjukkan si dia bukanlah yang terbaik.

Tapi, bertemu dengan si ibu ini saya jadi tahu, bahwa perempuan Jerman masih bisa bereproduksi di usia 52 tahun. Dia barusan ngelahirin bayi kembar cewek cowok di Januari kemarin. Hebat, kan?! Nah, saya pun akhirnya mikir, apa memang masa produktif orang Kaukasoid dan Melanosoid itu beda? Soalnya, kalau di Indonesia hamil di usia 40 tahun itu sudah bahaya.

Peristiwa pagi tadi cukup bikin saya bengong, karena siangnya sudah siap mau cek darah. Eh, takdir yang ditunggu ternyata masih minta ditunggu lagi. Ya sudahlah. Pencarian pun terus berlanjut.

Salam dari Indonesia
🙂

Iklan

2 Comments Add yours

  1. mungkin karena disana asupan gizinya bagus dan teknologi kesehatan canggih, umur segitu masi aman melahirkan. 🙂

    1. Novida D Airinda berkata:

      iya kali yak, mba. usia segitu dia masih kerja jadi pramugari Lufthansa loh. kalo di Garuda udah di-replace begitu usia 36.

Opo Jaremu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s