Birokrasi Pencatatan Diri

Saat ini saya memegang Ausweis–bahasa kita suka nyebut ID card yang berlaku selama satu tahun. Tapi, baru hari ini saya tahu bahwa ada undang-undang RI yang mewajibkan saya lapor diri ke KJRI Frankfurt–Perwakilan RI untuk wilayah Baden-Württemberg, Bayern, Hessen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz dan Saarland. Nah, sebelum tinggal di Baden-Württemberg kan saya ada di Hessen, KJRI-nya tetap sama, tapi namanya ga tahu ya ga tahu aja. Di Jerman ini cuma ada dua KJRI, satu lagi KJRI Hamburg yang wilayah kerjanya negara bagian tengah ke atas.

Kapan hari ada yang tanya paspor itu apanya visa? Terus dia bentuknya seperti apa? Nah, bisa sampai Jerman itu ketentuan di visanya harus gimana? Terus, kalau sudah sampai Jerman kita harus apa lagi? Dan, ada satu lagi pertanyaan absurd yang ingat saja saya jengkel. Baiklah, saya cerita dari awal deh perjalanan Ausweis saya ini. Bukan tentang lapor diri ke KJRI ya, karena saya juga ngerti-ngerti amat.

Saya tiba di Jerman tanggal 7 September 2013.

Setelah mengurus residence permit, paspor tidak saya titipkan karena butuh untuk mengurus yang lain. Tanggal 23 Agustus ditelpon kedutaan Jerman, katanya visa bisa diambil. Datanglah saya dengan riang siang itu juga, menenteng paspor hendak membawa pulang visa. Begitu sampai loket pengambilan di kantor kedutaan sekitar bundaran HI itu, disemprotlah saya sama petugasnya. Visa itu stiker yang harus ditempel pada lembar paspor, yang butuh waktu hingga 4 jam baru bisa diambil. Kok lama cuma nempel aja? Ngelem pun pake ngantre euy. Jadilah paspornya saya tinggal dan minta dikirim ke Konjen Jerman di Surabaya. Saya kira, begitu visa dinyatakan jadi maka di hari yang sama pula kita terima izin imigrasi negara tujuan, ternyata tidak. Dalam stiker berhologram itu saya baru diberi masuk Jerman paling awal 1 September dan kesempatan terakhir tanggal 29 November 2013–masa berlaku 3 bulan.

Tanggal 6 September saya berangkat dengan drama rupiah yang terjunnya semena-mena. Karena tujuan saya ke barat, jadinya tiba di Jerman tanggal 7 September pagi, hari Sabtu. Senin saya kena wajib lapor ke Rathaus, semacam kantor administrasi kota. Kemudian, di minggu yang sama pula saya terima surat untuk mengurus Ausweis di Gross-Gerau, Kreis (distrik) untuk Kelsterbach. Gedungnya besar. Ya iya lah, one stop services. Orang mau urus plat kendaraan di situ juga tuh, platnya GG–Gross-Gerau. Akhirnya, saya pegang KTP sementara setelah 2 bulan tinggal di Jerman. Yeay!

Pindah negara bagian tanggal 23 November 2013.

Pagi sebelum dijemput, saya membuat surat pemutusan kontrak–Kundigung. Dari Kelsterbach–Gross-Gerau–Hessen saya pindah ke Isny im Allgäu–Ravensburg–Baden-Württemberg. Proses awal terulang kembali, dan Rathaus Isny mengganti alamat saya di Ausweis cuma pake kertas kecil yang ditambal di atas alamat lama. Bedanya, begitu sampai Ravensburg, karena saya pindahan maka dimintalah lembar Kundigung. Katanya, saat itu ada masalah jaringan, jadi Ravensburg tidak bisa mengirim atau menerima konfirmasi dari Gross-Gerau tentang status saya. Menurut keterangan petugas, setelah saya dihapus dari alamat lama, maka otomatis tersedia waktu 2 minggu untuk melaporkan alamat baru, tidak perlu Kundigung. Di sana saya hanya mengganti kertas ijo kecil, keterangan detail dari yang sebelumnya, termasuk alamat saat ini dan Gastfamilie.

Balik lagi ke ketidaktahuan saya ada acara lapor diri di KJRI Frankfurt, karenanya maka saya tidak bisa mendaftarkan diri dalam DPT pemilu 2014. Padahal sejak dianggap dewasa karena usia, belum pernah sekalipun saya menggunakan hak pilih, walau itu pemilihan lurah. Tapi, kata si admin email KJRI juga, saya tetap punya hak suara dan bisa menggunakannya jika masih ada sisa kertas suara. Padahal TPS adanya cuma di Frankfurt tuh.

Olala, Indonesia di Jerman. . .

Isny im Allgäu

Iklan

Opo Jaremu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s