Kelud, Rasaku Padamu

@liradianta: @novairinda haiz…ini malah asik ngopi. Status Kelud jadi AWAS itu loh. Hayoo pulang… :p

Mention itu dikirim 13 menit sebelum gunung benar-benar meletus, pukul 16.37 waktu Jerman dan pukul 22.37 waktu Indonesia bagian barat. Satu jam kemudian ada tawaran dari Karin, tetangga sebelah, “Hey du! ich gehe heute abend mit Freunden nach Isny etwas trinken. Wenn du lust hast kannst du dich ja melden ;).” Ini kali pertama teman baru saya mengajak keluar, tapi saya menolak dan dia pun turut berdoa untuk Gunung Kelud.

Terakhir saya ke gunung yang medannya asyik itu 2 bulan sebelum berangkat ke Jerman. Tapi, rasanya memang setiap tahun saya selalu main ke sana. Pun pada perjalanan saya yang sekarang juga ada jejak Gunung Kelud, karena tahun 2012 saya bisa membayar biaya wisuda dan les bahasa Jerman dari proyek Komnas HAM menyoal sengketa lahan di tanah yang sungguh subur itu. Ah, lebih dari sekedar jejak sesaat, sebelumnya saya pernah tinggal dan menyelesaikan 3 tahun terakhir program wajib belajar di Kediri. Dan pagi ini Kediri radius ratusan kilo meter dibanjiri abu vulkanik.

Beberapa teman menanyakan kondisi Kediri dan keluarga di Nganjuk. Alhamdulillah, arah semburan yang ke barat hingga Yogyakarta pun terlintasi, tentunya abu-abu itu pun memadati rumah kami. Saya yang jauh di sini ada rasa resah, apalagi mereka yang mengalami langsung kejadian dahsyat semalaman. Tapi, beberapa teman menulis status di facebook tidak hanya tentang kepanikan. Bagi banyak orang, kemarin malam hingga pagi ini adalah hari bersejarah yang keren dalam hidup, karena kali pertama mengalami peristiwa alam di negeri yang punya sekian banyak gunung berapi. Pun ada pula yang menuliskan bahwa inilah upaya keseimbangan bumi yang akan semakin menyuburkan tanah-tanah Indonesia yang kita cintai.

Saat ini saya juga tinggal di gunung, apa yang terjadi di Indonesia bisa saya rasakan pula jauh di Jerman. Semoga seluruh warga Gunung Kelud yang meninggalkan rumahnya dan sekarang ada dalam pengungsian ditentramkan hatinya. Pun untuk siapa saja di mana saja yang merasakan dampak dari letusan tadi malam selalu dalam lindungan Sang Maha Bijaksana. Semoga ia akan segera tenang dan kembali dengan perubahan yang menyejahterakan semuanya di sana. Aamiin.

Iklan

2 Comments Add yours

  1. karSidi berkata:

    keren nov.. sby aja kena juga abunya…
    meski begitu aku ada rasa sesal karena pas kejadian, pas ga di rumah pare

    1. Novida D Airinda berkata:

      katanya Pare semalam seru banget. kayak perang-perangan gitu. hahaha. sebenarnya ini juga tergantung orang nyikapin mau gimana sik. semoga baik-baik saja semuanya.

Opo Jaremu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s